Senin, 26 April 2010

A Funny Story

Sabtu pagi, 24 April 2010 jam 09.00 Uni Dina si pemilik toko souvenir sms mengabarkan kalau souvenir pesananku sudah jadi dan sudah dapat diambil. Kebetulan hari itu memang ku merencanakan untuk kerumah si ayank, janjian lah kami langsung ke TKP mengingat efisien waktu dan jarak.

Jam 10 pagi ku berangkat dari rumah menuju pasar Mester. Setiba di toko dina souvenir, ku selesaikan sisa pembayaran, sambil menunggu souvenir datang dari cabang tokonya yang lain. Sambil menunggu terjadilah pembicaraan antara aku dan Uni Dina :

Uni dina : " naik apa kesini? bawa mobil? "

Aku : " ngak uni, pake motor "

Uni Dina : " wah, gak bisa ini "

Aku : " kenapa uni? "

Uni Dina : " ini ada tiga bal lho. Aku aja tidak sanggup kalau naik motor, kecuali kalau jaraknya dekat. Kamu rumahnya dimana?"

( oooooo...wadoohhh salah perkiraaan ya, kirain gak ampe bal-balan. wadoohh, bisa dimarah ini ama si ayank ) dalam hati.

Aku : " rumahku di Tj. Priok. Klo gitu naik taksi aja kali ni"

Uni dina : " iya , mending kamu naik taksi aja. Soalnya ini 700 pcs, jadi banyak deh "

waaahhhh.....kwatir plus ngikik dalam hati. wadoohh gimana ini, ngeyelnya aku. kuekeuh kalau souvenirnya gak ampe bal-balan. hahahhahahaa...

Begitu, souvenir datang, langsung deh dibantu ama kurirnya uni dina untuk bawa ke parkiran motor tempet si ayank nunggu. Dan apa yang terjadi.....
kita mencoba tetap membawa 3 bal souvenir itu dalam satu motor bebek, ditambah si ayank dan aku. OMG.....satu bal di depan, dua bal lagi ditengah jok antara ayank dan aku. Ya ampunnnnn...tempat duduk ku cuma secuil, dan hanya bisa pegangan jaket ayank sedikit, pala gak bisa bergerak bebas. Bener2 tersiksa.... setelah jalan sejauh 300 meter, si ayank udah menyerah. katanya " udah kamu naik taksi aja ah....gak bisa ngerem neh"

Sempet salah-salahan sepanjang jalan sambil menunggu taksi lewat. Terkadang geli meliat kita berdua maksa benar membawa itu semua. Persis mirip sepasang pedagang yang tak mau rugi keluar uang untuk taksi. WAdooooohhh...mungkin pandangan orang yang meliat kita " ini orang pelit banget ci, bawa souvenir ( maklum plastik transparan, pasti terliat donk . hehehhe ) ".

ha.a..a.a..a.a.

Setibanya dirumah pun, masih aja kepikiran dan pengen ngakak terus klo inget2 kejadian itu. Mana rumah jauh pisan. klo maksain mungkin sangat membahayakan dan kaki kram kabeh.....ow..ow..ow...ampunnn dj.... he.e.e..e.e tapi aku coba have fun aja saat itu, ini kan salah satu pengalaman yang tak terlupa sepanjang mengurus segala sesuatu tentang pernikahan.

So, kalau dijalan liat ada 2 pengendara motor yang membawa barang2 hingga menyiksa diri, pasti keingatan souvenir dan ngakakkk deh mengenang itu.. ahhahahhahahha.....wkwkwkwkkw :))

aya aya wae..:D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar