Rabu, 29 Juni 2016

TAMAN LEGENDA TMII

Kali ini gowesnya berbeda jalur yaitu ke TMII. Pertama kalinya ke TMII dengan gowes sepeda bersama suami dan anak-anak. Sebelumnya lihat postingan teman kalau mereka pergi ke taman yang ada dinosaurusnya, mengingat Razka begitu menyukai dino dkk, maka saya dan suami sengaja membawanya kesana sambil berolahraga. Walaupun TMII bisa dikatakan jarak yang dekat dengan rumah namun kami jarang banget kesana. Hingga baru tahu kalau ada taman baru disana yaitu Taman Legenda. Harga tiket masuk TMII (saya lupa persisnya klo tak salah 10k), harga tiket masuk Taman Legenda 25k, dan harga tiket masuk Petualangan Dinosaurus 30k. Petualangan Dinosaurus berada di dalam Taman Legenda. Jika kita ingin masuk/naik wahana yang ada di dalam taman legenda, maka harus bayar lagi. Jadi ketika beli tiket di pintu Taman Legenda kita bisa top up gelang (bentuk tiket masuk dan nanti di scan).

Bagi anak-anak yang menyukai dinosaurus, pasti mereka excited masuk ke taman dino ini. Kita masuk ke areanya akan disambut oleh Dilophosaurus yang bisa menyemprotkan air. Disinilah waktu terlama kami, karena Razka takut-takut mau dan saya nunggu moment si Dilo pun berhenti menyemprotkan air. hehehe. Suasana dibuat seperti di dalam hutan, kalau siang kesini harap membawa topi atau payung karena panasnya cukup membuat kulit terbakar. :). Atau bisa datang sore hari ketika panas matahari sudah tidak begitu terik. Areanya tidak terlalu besar, kira-kira ada sekitar lebih dari 10 macam keluarga dinosaurus (dilopo, tyrex, brachi, triceratops, stego, telur dino, reptor, dsb) yang besar di antara semak-semak dan efek sound yang buat anak-anak agak takut :D. Akhir track disuguhkan dengan sebuah tempat berisi pasir yang di dalamnya ada replika fosil ty-rex. Disinilah bisa jadikan tempat istirahat sejenak. Sebelum pulang, kami memutari lagi karena track yang terlalu singkat supaya anak-anak puas. ^_^






















OBJEK WISATA KULON PROGO

 KALIBIRU
Beberapa bulan terakhir ini banyak tempat wisata baru di daerah Kulon Progo. Kebetulan daerah asal keluarga suami dari Kulon Progo, beberapa kali pulang kesana yang jadi pusat perhatian hanyalah tempat wisata di Yogyakarta nya. Padahal di daerah sekitar Kulon Progo banyak yang bisa dikunjungi. Akhir bulan April 2016 berkesempatan ke Kulon Progo sekaligus jadi bisa berlibur ke tempat wisata sekitarnya. Tempat tujuan wisata utama, Kalibiru. Tempat wisata di Kulon Progo yang lagi hits di Ig-ers membuat penasaran bagaimana wujud tempat spot foto pohon yang hits dan kelihatannya ekstrim itu :D.

Gak perlu kuatir untuk foto disana akan dilengkapi sling pengamanan kok ^_^

View pemandangan yang bisa dilihat dari Kalibiru adalah waduk Sermo. Waduk ini sudah sangat terkenal di Kulon Progo. Pemandangan sekitar yang berbukit membuat tambah cantik alam ini. Akses jalan menuju Kalibiru yang berliku dan menanjak, menambah seru perjalanan kesana. hehehe. Kesana saya membawa Razka dan Luna, serta ada juga sepupu-sepupu yang masih balita dan batita. Tak masalah juga kalau mau membawa bocah, akan tetapi memang kurang ramah anak jalanan di tempat wisatanya karena kontur tanah yang menanjak dan bertangga. Perlu pengawasan orang tua.

Disana ada beberapa spot foto di pohon, kalau tidak salah ada 4 spot. Tapi sayang setibanya saya disana tidak bisa foto karena spot2 foto itu sudah di-book. Jadi kalau mau menunggu untuk foto saja bisa sampai 3-4 jam. Olalalala lama niannn, anak2 keburu ngamuk hehehe. Menurut penjaga di sana, jika mau foto si spot pohon, telpon satu hari sebelumnya (buat janji) ...halah....kayak mau ke dokter. hehehe. Nomor teleponnya bisa searching ya di objek wisata Kalibiru Kulon Progo. Overall pemandangan waduk Sermo dari Kalibiru memang bagus. Menurut saya spot foto Kalibiru lebih bagus dipakai kalau mau foto Prewedding,  mau gaya ekstrim atau romantis pasti dapat feel nya. ^_^

Tiket masuk kalau tidak salah : 10k (lupa..karena yang bayar suami, tinggal masuk hehe)


HUTAN MANGROVE KULON PROGO
Tempat wisata selanjutnya adalah hutan mangrove, objek wisata ini lebih mirip seperti hutan mangrove di Pluit. Tapi kata yang sudah pernah kesana, bagusan di Pluit. Saya sendiri belum pernah. Menurut saya pun, lagi-lagi tempat ini bagus untuk mereka yang mau foto pre wedding ya. hehe...Ketika saya kesana pun cukup banyak anak-anak muda (abg) yang malah pacaran di semak-semak. Hadeh...merusak pemandangan deh. hehehe. Kurang recommended lah untuk liburan keluarga. Saya pribada pun agak parno masuk ke dalam hutan mangrovenya karena kuatir ada ular. hiksss... serta jembatan yang terbuat dari rotan cukup menguatirkan, angin laut yang kencang, dan panas yang terik. 

Tiket masuk: gratis.
Sewa payung : 2k
Ramah anak: No
Wisata Keluarga: No
Wisata penelitian: Yes
Itu review menurut saya ya ^_^


si Kaka bobo di mobil, kebayang klo dia ikut passti minta gendong. ^_^

ekspresi ketakutan. hahahhahaha

Jalanannya seperti itu bisa dibayangkan, kalau lewat bunyi "krek..krek...krekk"