Minggu, 17 Maret 2013

Always Wanna be with You


Diusianya 13m10d, Razka sudah mahir berjalan sendiri tanpa digandeng. Alhamdulillah. Subhannallah. Sebelumnya tak pernah berpikir ia akan secepat ini berjalan sendiri, saya hanya berusaha mengajarkan berjalan dengan rajin mentitahnya dan menyediakan mainan yang menstimulasi berjalan, itu pun kebersamaan saya hanya ketika sore menjelang hingga pagi setiap weekdays dan fulltime on weekends. Masih ada rasa kecewa karena saya tidak bisa menemani tumbuh kembangnya setiap saat karena saya working mom. T__T. Waktu kebersamaan untuk anak sangatlah berharga. Selalu terbayang ketika Razka sudah mulai memasuki masa sosialisasi dengan lingkungan di lembaga pendidikan formal (sekolah usia dini, TK, sekolah dasar) untuk mengantarkan dan menjemputnya, menemaninya belajar/beraktifitas, membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ia lontarkan, membantu menyelesaikan masalah baginya, menstimulus kelebihannya, mengembangkan kesukaannya/hobinya, mengembangkan kreatifitasnya. Itu salah satu cita-cita saya kini. Always wanna be with you to bring you be a great son. Aamiin.

Weekend selalu diusahakan menjadi quality time untuk Razka, jika ada keperluan di luar rumah mencoba untuk selalu membawanya atau meng-skip keperluan itu daripada harus meninggalkan Razka di rumah. Sayang saja rasanya kalau weekend pun saya harus meninggalkannya. Memang tidak dipungkiri saya pun butuh "me time" tapi pernah saya mencobanya dengan menonton bioskop dengan ayahnya dan hal itu tidak berhasil, kami keluar bioskop pada 30 menit pertama film dimulai dan segera pulang ke rumah. :D *selalu merasa tidak enak jika saya mengambil waktu yang seharusnya menjadi waktu bersama Razka dan saya merasa lebih enjoy jika ada disamping Razka. He is a magic. :))

Weekend kemarin saya membawanya ke area kolang renang keluarga bersama sepupu-sepupunya. Ia begitu  senang melihat hamparan air dimana-mana, tempat bermain dimana-dimana, patung-patung aneka binatang dinosaurus. :). Semoga menjadi tempat ia belajar mengenal lingkungan baru :)


dengan neng Rara, sepupu Razka yang ceriwis dan hobi banget mengurus Razka. xixiixixi

Menunggu yang meluncur. Mana niy? :D

Foto bersama budeh dan neng Rara

aahhhhhh itu diaaaa.. beuhh menantang adrenali banget . Sejak melahirkan Razka, saya gak begitu tertantang untuk hal-hal seperti ini lagi. Beda banget ama dulu ketika belum nikah, paling hobi ama yg ekstrim. hahahhaha

senang melihat patung-patung dinos

"Enak yah, aku jadi tinggi" Razka said :D

Ngecek bundanya di belakang :) 

dengan si manusia millenium. hihihiii

Minggu, 03 Maret 2013

Lasagna Gulung at Bogor

Beberapa kali mau makan di Macaroni Panggang, Bogor selalu tidak kebagian parkiran/crowded. Selalu dibuat penasaran dengan kuliner Bogor satu ini. Seperti apa sih rasa dan bentuknya, sampai-sampai parkiran penuh dan order take away sekitar 1 jam. ----,----.
Hari Minggu kemarin berkesempatan ke Bogor dan diniatkan harus makan di sana walaupun rame dan penuh. hahahhaaa. Secara saya sering buat macaroni schotel di rumah, jadi sungguh dibuat penasaran oleh MP ini. :). Dan alhamdulillah MP tidak seramai/sepenuh/sepadat biasanya kalau saya ke Bogor. Begitu masuk tempat parkiran, langsung dapat tempat parkir. :) *sumringah deh. hahahhaa. Oia saya parkir di sebelah resto MP yaitu Lasagna Gulung MP. Lasagna Gulung dan MP masih satu managemen dan area, hanya beda sedikit di menu saja. Kita pun bisa pesan menu yang ada di MP walaupun makannya di Lasagna Gulung. Dari segi tempat, memang asri dan homy banget. Enak lah suasananya, karena adem dan banyak pepohonan.
Di Lasagna Gulung, saya pesan Lasagna Gulung Ayam, yang kata si mas-mas waiternya itu salah satu yang favorite di sana. Isi campurannya ayam, wortel dan jamur. Satu porsinya 68k, bisa untuk 2-4 orang klo saya nilai :D. (nanti lihat penampakannya ya di bawah ini. hehehee). Soal rasa, mhmmm memang enak sih. (apalagi saat lapar berat, seperti kami kemarin, jadi ya gak kecewa. hahahhaaa). Selain itu, saya pun take away MP special untuk dibawa ke rumah. Satu porsi MP spesial harganya 95k (bisa untuk 2-4 orang). Untuk MP agak beda dengan bayangan saya, karena saya pikir macaroninya kecil2 seperti macaroni umumnya yg berbentuk melengkung/elbow. Macaroni ini bentuknya panjang, klo saya bilang mirip mie kwitiaw bulat non gepeng. heehheee. Rasanya pas untuk bumbu, tidak terlalu dominan disuatu jenis bumbu. Enaknya ditemanin oleh saos pedas/tomat, hot chocolate, serta misua dan anak. Mhmmmmhmmm :D
Rasa penasaran pun terbayar, jadi gak penasaran lagi. hehehehee. Tapi apakah ketagihan? dan akan ke sana lagi? mhmmmm....kasih tau gak yaaaaa @!$^@#$@^$#^#$&*???? (hahhahhaaa)

Ada 8 slice lasagna gulung, klo untuk 4 orang jadi jatahnya 2 slice/orang dan klo hanya suami dan istri berarti jatahnya 4 slice/orang. Beuhhh....keuuuanyaangnya rek. itulah yg saya rasakan menghabiskan 4 slice lasagna. :D

tuch ada bungkusnya MP, yg siap dibawa ke rumah. :D

Makannya berbagi shift ama ayah karena Razka maunya lihat ikan dan naik ayunan. hehehheehe

ini dalamnya lasagna itu, lezatttisssss lahhhh :)

Berhubung saya gak ada foto di cerita MP ini, dan gak mau donk klo pemilik blog ini gak ada fotonya, jadi saya masukan foto ini deh, foto sewaktu kondangan di hari sabtu kemarin. ehhehehehe *maaf narsisnya gak hilang-hilang :p

Minggu, 17 Februari 2013

Pinky in the Night

Semenjak mempunyai anak untuk menghadiri undangan resepsi pernikahan di malam hari terkadang membuat saya berpikir ulang untuk datang/menemani suami atau tidak. Karena tahu jadwal tidur Razka, dimana jam 7 malam biasanya dia sudah mulai mengantuk dan ngelus-ngelus kasur. Malam ini saya mencoba untuk memakai pakaian yang tidak ribet dan pemilihan memakai dress berbahan satin adalah cara yang pas. Saya hanya padu padan kan dengan bolero/outer/blazer saja. Jilbab pun saya hanya menggunakan pashmina yang pemakaiannya hanya simpel. Untuk make up menurut saya dengan pemakaian sedikit foundation, bedak, pensil alis, dan lipstik saja itu sudah cukup terlihat fresh (setidaknya gak pucat-pucat banget lah. hehehhee). 




Wearing :
Pashmina : Flower series by Myna Hijab
Dress : Kivitz
Outer : unbranded
Highheels : St. Morriz

Minggu, 27 Januari 2013

Happy Birthday 1st

Tanggal 27 Januari 2013, genap usia Razka 12 bulan atau 1 tahun. Tak ada acara spesial untuknya, alasan saya karena usianya 1 tahun belum begitu mengerti pada makna atau proses acara perayaan ulang tahun. Jadi saya pikir nanti sajalah, cukup doa dari orang-orang terdekatnya saja sudah mewakili kegembiraan saya tepatnya. hehehee.
Alhamdulillah bisa memberikan sesuatu mainan untuknya agar lancar berjalan (si puku learning walker, mainan ini bermanfaat banget, Razka jadi lancar berjalan walaupun masih mengandalkan alat itu, yaa lumayan  buat saya tak begitu capek ahhahahha, cukup mengawasi dan menyemangati ia belajar jalan, xixiixixix) dan juga mengabadikan tumbuh kembangnya dari 0-12 bulan melalui kumpulan foto-fotonya dibingkaikan dalam frame jadi terlihat indah. :D *dikitlebayyyy, tengkiu ya Om Irvan karyanya dia serta ide dan data dari saya :)
Buat bu ibu yang mau kasih kado spesial buat ulang tahun anak, anniversary pernikahan, dll, ide kado semacam ini bisa jadi pilihan lhooo. hehehheee. Monggo atuh, kalau mau dibuatkan bisa order @darknesART atau @irvansyah12 (twitter) :D

Tebak ada berapa foto disini. hehe

Di usianya yang sudah 12 bulan atau 1 tahun ini banyak banget perkembangan yang bikin saya WooW, ini anak pintar sekali, lucu, akalnya jalan, hebat. It's amazing deh. Berikut tumbuh kembangnya ketika usianya 12 bulan, ia sudah pintar apa saja ya? check yukkk :
1. Berat dan Tinggi Badan, Razka bukan type bayi yang gendut. Sebenarnya bisa ada keturunan gemuk dari Ayahnya (maaf ya ayah aku publish. ehehhee) tapi setelah diamati 12 bulan ini ia lebih mengikuti saya, tidak gendut walaupun makannya dan nyemilnya doyan banget :p. (ini persis 100% kayak saya.. :D). Data terakhir BB 9,5 kg, dan TB 75 cm (klo tinggi blom akurat neh masih data lama sekitar bulan Nov 2012)
2. Gigi, giginya kini sudah mau 8 gigi seri, yaitu 5 gigi seri atas dan 3 gigi seri bawah. Kebayang donk, klo gigit ketika nenen sakitnya seperti apa? hahahhahaha akiiiiittttttttttttttttttttttttttttttttttttt.
3. Pola makan, makannya sejak usia 10 jalan 11 bulan ia sudah mau nasi biasa (bukan bubur). Sudah tak mau yang agak lembek-lembek, jadi hingga saat ini saya buatkan makanan untuknya berupa lauk dan sayur macam orang dewasa tapi versi bayi :p. Binggung gak? :D. Lauk biasanya saya buat ikan, daging ayam, tahu, tempe, kentang, ati ayam dipotong2 dadu kemudian dikukus saja. Sayurnya saya potong2 dadu/serut segala sayuran hijau, orange, putih, dll macam sayur soup tapi tanpa gula dan garam. Rasa dan aroma saya ambil dari kaldu ayam, sapi, bawang bombay, daun seledri, daun bawang saja. :)
4. Berjalan, Razka belum bisa berjalan sendiri tanpa pegangan. Namun, ia sudah pintar berjalan dan lihai kalau pakai alat mainan learning walker Puku. Terkadang tanpa sadar ia berdiri sendiri tanpa pegangan, lumayan lama kalau tidak diganggu (dikagetin) :D. Kalau duduk dan merangkang, mmhmmm itu dia udah expert lah. hehehehee
5. Berbicara, pandai ia berteriak, kata ayahnya anak pertama dan laki-laki harus penuh semangat dan percaya diri bun, jadilah selalu dibuat semangat dengan Ayahnya klo becanda, dengan salah satu cara teriak yeaaaayyyhhhhhhhh. hahhahaaa (mudah2an aja benar cara ini. hahahhahhaa). Fasih ucapkan kata mbah. :D
Ngocehnya hebat deh. :)
6. Motorik, pandai ia bertepuk tangan, berjoget dan menggoyangkan tangan jika dengan lagu, pegang benda sudah cihuyyy (oke), makan cemilan (buah, biskuit, dll) sendiri, minum sendiri dengan botol minum macam p*gion mag-mag, kedip2kan kedua mata kalau ada sesuatu yang menurutnya geli (pegang bulu boneka, bulu jaket, yang berbulu-bulu), membuka baju saya kalau ia mau mimik :D.
7. ASI, mimik ASI nya sudah tentu berkurang sejak ia mulai makan atau nyemil. Tapi tetap dijadwalkan 3-4 kali mimik ASIP @100ml kalau saya pergi kerja. Klo saya bersamanya, tentu sesukanya. Setelah 1 tahun mau kasih susu tambahan? mmhmmmm....belum kepikiran sih, tapi tak menutup kemungkinan karena usianya yang sudah besar. Paling tidak jika saya buatkan makanan/cemilan untuknya yang membutuhkan susu, saya tidak ragu untuk memberikannya, karena Razka pun tak ada riwayat alergi.
Ngomong-ngomong soal ASI, ini saya tampilkan sertifikat S2 ASI Razka, bukti kebanggaan saya sebagai ibu terhadap anaknya. :D



Razka bersama budehnya di Telaga Sampiruen Bintaro :)



Semoga apa yang saya ceritakan disini dapat bermanfaat buat pembaca, oia yang perlu saya garis besarkan adalah bahwa Tumbuh Kembang Setiap Anak itu Berbeda, Tak Bisa Kita Samakan, Syukuri dan Pahami Selalu Setiap Perkembangannya. :)

Salam ^_^ :)

Selasa, 08 Januari 2013

Tugas Kantor VS Menyusui


Konsekuensi seorang ibu yang bekerja adalah menginggalkan anak di rumah dengan orang tua/pengasuh kurang lebih selama 8 jam dalam sehari. Dikhususkan lagi bagi ibu yang masih dalam tahap menyusui anaknya hingga 2 tahun, ia harus pintar-pintar mencari waktu untuk pumping di kantor demi kebutuhan minum ASIP dan kestabilan kuantitas ASI ketika tidak bersama bayi. Sudah hampir 12 bulan saya menjalani itu secara mulus, bisa dibilang sukses menyusui dan pumping. Hingga tiba saatnya ketika saya harus ditugaskan dari kantor untuk keluar kota selama beberapa hari. Bingung seketika itu juga. Selama hanpir 12 bulan, saya belum pernah meninggalkan anak kecuali hari kerja dan jam kerja biasa. Setiap malam saya ada bersamanya, menyusui ketika ia mulai gelisah ingin tidur, terbangun dan menyusui kembali karena anak ingin menyusui di sela-sela waktu tidurnya, dan itu terjadi sebanyak 1-4 kali menyusui sepanjang malam. Tak terbayangkan jika saya tidak ada di sampingnya pada saat malam hari.

Keinginan kuat untuk menyusuinya hingga 2 tahun sudah tertanam ketika saya mulai memutuskan untuk menikah dan mempunyai anak kelak. Belajar dari pengalaman saya pribadi masa kecil, ibu saya menyusui saya hingga usia 2 tahun lebih, tepatnya hingga saya berusia 5 tahun. Kehebatan Air Susu Ibu itu sungguh besar saya rasakan hingga saat ini. Saya tidak jarang sakit, kalau sakit hanya sakit batuk, flu biasa tanpa penanganan medis yang signifikan. Bisa dibilang daya tahan tubuh saya kuat dan saya yakin itu karena ASI yang ibu saya berikan. Dari akademis pun, saya tidak mengecewakan. Pengalaman masa kecil itulah yang akan saya terapkan pada anak-anak saya kelak. 

Ketika dilema seorang working mom datang, saya harus memilih antara tugas kantor atau menyusui. Tentu sudah bisa saya bayangkan situasi dan kondisi seperti apa ketika tugas kantor di luar kota, waktu yang ada pun tidak se-fleksible ketika saya berada di kantor. Waktu pumping pun akan terganggu dan tentu yang sangat berat adalah ketika di malam hari saya tidak ada disampingnya. Mungkin ada sebagian orang yang akan berkata "kan bisa dikasih ASI pakai botol dot ketika tidur di malam hari". Yup! mungkin pula sebagian orang berhasil dengan cara itu, tapi tidak dengan anak saya. Ia tidak menyukai media dot sejak usianya 6 bulan, jadi ketika saya bekerja, ia meminum ASIP dengan media cup feeder/gelas. 

Dan saya memilih untuk tidak menerima tugas kantor di luar kota dengan segala pertimbangan dan konsekuensi. Bagi saya, menyusui adalah moment terindah yang Allah berikan kepada seorang ibu dan saya tidak akan menyia-siakan itu. Moment itu pun hanya berlangsung selama 2 tahun dan tentu pengalaman menyusui anak satu dengan yang lainnya sungguh berbeda. Maka apa yang sungguhnya masih menjadi rencana manusia masih belum pasti sedangkan apa yang sudah menjadi ketentuan Allah SWT adalah pasti.  Sebagaimana QS. Al Baqarah Ayat 233 :

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلاَدَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ أَرَادَ أَن يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ لاَ تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلاَّ وُسْعَهَا لاَ تُضَآرَّ وَالِدَةُ بِوَلَدِهَا وَلاَ مَوْلُودُُلَّهُ بِوَلَدِهِ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذَلِكَ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالاً عَن تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْهِمَا وَإِنْ أَرَدْتُمْ أَن تَسْتَرْضِعُوا أَوْلاَدَكُمْ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُم مَّآءَاتَيْتُم بِالْمَعْرُوفِ وَاتَّقُوا اللهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرُُ

Artinya:
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah member makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya, dan seorang ayah karena anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum 2 tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.